Sabtu, 21 Juni 2014

GeRAK Adakan Diskusi Soal Tambang di Meulaboh

Merdeka Mengabarkan
 Jun 18, 2014 0

diskusi gerak 

Aceh Barat – Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh melaksanakan Diskusi Multistakeholder Forum Sektor Tambang, Selasa (17/6/2014) kemarin di Hotel Meuligoe, Meulaboh, Aceh Barat.

“Kami ingin mengajak seluruh masayarakat untuk peduli terhadap Sumber Daya Alam (SDM), khususnya sektor tambang, agar tambang tidak menjadi bencana bagi masyarakat, tapi harus membawa keuntungan untuk masyarakat dan daerah,” kata penanggung jawab program GeRAK Aceh Mulyadi dalam sambutannya.

Selain itu, kata Mulyadi tujuan dari program ini adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan pemerintah kabupaten/kota dalam menyiapkan infrastruktur dalam keterbukaan informasi.

“Keterbukaan informasi khusus tambang diperlukan, sehingga masyarakat juga bisa melihat keuntungan yang didapatkan oleh masyarakat melalui keterbukaan publik. Masyarakat juga akan puas melihat hasil dari hasil alam yang sudah diambil,” imbuhnya.

Saat ini, Mulyadi menjelaskan masih rendahnya tingkat pengawasan terhadap pelaksanaan industri pertambangan di Aceh dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam mendorong tata kelola tambang.
“Sekarang juga belum adanya perencaan yang dapat digunakan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mendorong tata kelola tambang yang trasparan dan akuntabel,” jelasnya.

Hadir sebagai pemateri dalam diskusi tersebut yaitu perwakilan dari Bappeda Aceh Barat dan Direktur Yayasan Pengembangan Kawasan Aceh Barat. Sedangkan yang menjadi peserta di antaranya perwakilan dari Dinas Pertambangan, Dinas Perindustian, Kantor Pelayanan Pajak dan Dinas Perhubungan Aceh Barat.
Hadir pula perwakilan dari Mukim Meureubo, Ranto Panyang, Perwakilan Keuchik Gampong Baleu, Reudep, Peunaga Cut Ujung, LBH, KNPI Aceh Barat, PT Mifa Bersaudara, LPPM UTU, PEMA UTU, BEM STAI di Runding, DPKAD dan perwakilan sejumlah media yang ada di Aceh. (sp/al3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar